• Cari Blog Ini

    Irham next leader

    terus bermimpi dan wujudkan kawan

    SIYASAH

    SIYASAH

    Minggu, 09 April 2017

    “Resume Bab 13” " Motivasi,Pengajaran,dan Pembelajaran"

    Apa itu motivasi ?
    Motivasi adalah proses memberi semangat,arah tujuan,dan kegigihan untuk mencapai sesuatu.perilaku yang temotivasi memiliki banyak energi,terarah dan bertahan lama
    Perspektif tentang motivasi
    Perspektif behavioral
    Menekan imbalan dan hukuman untuk memunculkan motivasi murid.stimulus  positif dan negatif untuk menimbukan motivasi dinamakan insentif
    Perspektif humanistik
    Menekan pada kebebasan murid untuk menentukan nasib murid berdasarkan kapasitas nya dalam mengembangkan keperibadiannya.perspektif humanistik berkaitan dengan pandangan maslow bahwa kebutuhan dasar harus dipenuhi terlebih dahulu.pandangan maslow tersebut dinamakan hierarki kebutuhan yaitu
    1.Fisiologis ; lapar,haus
    2.Keamanan (safety) : perlindungan
    3.Cinta dan rasa memiliki : kasih sayang
    4.Harga diri : menghargai diri sendiri
    5.Aktualisasi diri : realisasi potensi diri
    Perpektif kognitif
    Menurut perspektif ini pemikiran murida akan mengontrol motivasi mereka.motivasi ini sesuai dengan gagasan R.W.White yang mengusulkan motivasi kompetensi bahwa orang termotivasi untuk menghadapi lingkungan dan mammpu menerima informasi secara efisien
    Perspektif sosial
    Perspektif sosial didasarkan pada kebutuhan individu untuk saling berhubungan dengan orang lain
    Motivasi untuk meraih sesuatu
    Motivasi ekstrinsik dan intrinsik
    Motivasi ekstrinsik adalah melakukan seuatu untuk mendapakan sesuatu laim.motivasi ini sering dipengaruhi oleh imbalan dan hukuman
    Motivasi intrinsik
    Adalaah motivasi melakukan sesuatu karena kepentingan diri sendiri
    Determinasi dan pilihan personal
    Determinasi diri adalah salah satu pandangan dari motivasi intrinsik yang  menyatakan individu melakukan sesuatu karena keinginan sendiri bukan dari pihak luar
    Secara khusus individu diberi kebebasan unuk menentukan tujuannya,merencanakan dan memonitornya
    Pengalaman optimal
    Mihaly csikszentmihalyi dia mempelajari pengalaman optimal orang-orang selama dua dekade.hasilnya orang melaporkan bahwa pengalaman optimal dalah perasaan senang dan bahagia yang luar biasa. Csikszentmihalyi menggunkan istilah flow untuk pengalaman optimal.flow paling mungkin terjaddi jika murid ditantang dan menganggap diri mereka punya keahlian yang tinggi
    Imbalan  ekstrinsik dan motivasi intrinsik
    Imbalan dapat mengubah perilaku tetapi dalam beberapa situasi dapat melemahkan pembelajaran ketika murid diberi imbalan informasi yang menambah keahlian maka ia akan merasa  kompeten dan bersemangat.bukan  imbalannya yang menyebabkan perasaan kompten dan bersemangat tetapi ekpektasinya.imbalan yang digunakan untuk menstimulus motivasi menimbulkan perspektif bahwa perilaku murid  di sebabkan oleh eksternal bukan motivasi dari dalam diri.
    Pergeseran developmental dan motivasi ekstrinsik dan intrinsik
    Hasil riset mengatakan penurun motivasi intrinsik dan kenaikan motivasi ekstrinsik terjadi pada grade enam dan grade tujuh.saat murid naik dari grade enam sampai grade delapan mereka mengatakan sekolah membosankan.motivasi intrinsik semakin turun saat murid naik kekelas yang lebih tinggi karen saat mereka bertambah usia mereka merasa terkekang dengan tujuan naik kelas
    Proses kognitif lain
    Proses kogitif lainnya yang memotivasi siswa ada 4 proses yaitu atribusi,motivasi untuk menguasai keahlian,self efficacy,penentuan tujuan ,perencanaan,monitoring diri
    Atribusi ; adalah muridmencari sebab yang mengakibatkan hasil.bernard weiner mengidentifikasi ada 3 atribusi kausal yaitu lokus (apakah sebab bersifat eksternal atau internal),kemampuan(sejauh mana sebab dapat diubah atau tidak dapat diubah),daya kontrol(sejauh mana murid dapat mengontrol sebab)
    Motivasi untuk menguasai
    Penguasaan adalah satu dari tiga tipe orientasi prestasi.tipe orientasi prestasi tersebut adalah penguasaan,tak berdaya,dan kinerja.anak dengan orientasi menguasai akan fokus pada tugas,menyukai tantangan dan menciptakan strategi untuk meningkatkan kinerja.anak dengan orientasi tidak beradaya berfokus pada ketidakberdayaan mereka dan sering beralasan tidak dapat mengerjakan sesuatu karena ketidak mampuan.anak dengan orintasi kerja akan lebig melihat hasil daripada proses
    Motivasi menguasai mirip dengan konsep csikszentmihalyi tentang flow babhwa murid berusaha fokus pada pekerjaannya dan berusaha menambah kemampuannya tanpa memikirkan keunggulan dirinya terhadap orang lain

    Self efficacy
    Menurut bandura ialah keyakinan dapat mengendalikan situasi dan menghasilkan hasil yang positif.self-efficacy adalah keyakinan bahwa “aku bisa”
    Penentuan tujuan,perencanaan dan monitoring diri
                Yaitu mendiskusika ide-ide pembelajaran regulasi dir dengan menciptakan pemikiran,perasaan dan perilaku sendiri untuk mencapai tujuan.ide yang sudah dikembangkang digunakan untuk memfokuskan pada arti pentingnya tujuan,perencanaan dan monitoring untuk mencapai prestasi
    Kecemasan dan prestasi
    Kecemasan adalah perasaan takut,gundah,gelisa dan tidak menyenangkan.beberapa anak mengalami kecemasan karena orang tua nya mematok prestasi yang tidak realistis
    Ekspektasi guru
    Guru sering memiliki ekspektasi positif kepada murid yang kemampuannya tinggi dibandingkan dengan yang rendah.ekspektasi ini dapat mempengaruhi sikap dan perilaku murid terhadapa guru.contohnya guru menyuruh murid yang berkemampuan tinggi untuk belajar lebih giat,memberi informasi lebih dalam,menempatkan mereka di tempat duduk dekat guru dan hal sebaliknya pada anak berkemampuan rendah
    Motivasi,hubungan dan konteks sosiokultural
    Motivasi mengandung motif sosial,hubungan sosiokultural
    Motif sosial
    Motif sosial adalah kebutuhan dan keinginan yang didapat dari pengalaman sosial.perhatian terhadap motif sosial mucul dari katalog kebutuhan henry murray yang mencakup kebutuhan keterhubungan dengan orang lain
    Hubungan sosial
    Hubungan murid dengan orang –orang disekitarnya mempengaruhi prestasi dan motivasi sosial mereka.individu-individu disekitarnya antara lain
    Orang tua
    Telah dilakukan penelitian terhadap hubungan antara orang tua dengan motivasi murid.penelitian tersebut mengkaji karakteristik demografis,praktik pengasuhan dan provisi pengalaman spesifik di rumah
    -Karakteristik demografis
    Orang tua yang bependidikan tinggi mempercayai keterlibatan orang tua terhadap pendidikan penting.ketika waktu orang tua dihabiskan untuk orang lain dan sesuatu yang lain maka motivasi anak akan menurun
    -Praktik pengasuhan anak
    Beberapa praktik parenting positif yang dapat meningkatkan prestasi dan motivasi anak
    Mengenal bagaimana anak dan memberikan tantangan dan dukungan yang tepat
    Memberikan iklim emosional yang positif
    Memberikan teladan yang memberi motivasi anak
    -Provisi pengalaman spesifik di rumah
    Membiasakan dan membantu anak melakukan hal yang positif sejak dini dapat meningkatkan prestasi dan motivasi anak
    Teman sebaya
    Teman sebaya dapat mempangaruhi motivasi dengan belar bersama,pengaruh teman sebaya.murid yang punya yang punya keahlian sosial dan akademik yang bagus akan lebih diterima oleh teman sebaya dibandingkan yang agresif,akademik yang buruk.
    Guru
    Banyak anak yang tidak bagus belajarnya di sekolah karena hubungannya dengan guru negatif
    Guru dan orang tua
    Peran orang tua yang penting dapat digunakan guru untuk melibatkan orang tua dalaam pendidikan mereka cara ini dapat meningkatkan prestasi akademiknya
    Konteks sosiokultural
    Status sosioekonomi dan etnisitas
    Diversitas dalam kelompok minoritas etnis mempengaruhi prestasi.mengenali diversitas prestasi dalam suatu kelompok penting untuk mengetahui perbedaan dengan kekurangan contoh murid afrika sering diinterpretasikan dengan standar kulit putih yang berstatus sosioekonomi menengah dan murid afrika dianggap sebagai murid yang kurang berprestasi padahal masalah nya adalah perbedaan kultural dan juga peneliti mengabaikan status sosioekonomi murid padahal sosioekonomi lebih mempengaruhi ketimbang etnis.tantangan utama murid etnis minoritas ialah kemiskinan,prasangka rasial
    Gender
    Kompetensi yang dianut murid pria dengan wanita berbeda dalam konteks prestasi contoh murid pria meyakini memiliki kompetensi dibidang olahraga yang tinggi dan wanita meyakini memiliki kompetensi yang tinggi dibidang akuntansi.murid wanita yang berbakat dibidang kompetensi lelaki sering kali mengalami konflik antara peran gender dengan prestasi
    Murid berprestasi rendah dan sulit didekati
    murid yang ridak bersemangat
    mencakup :  murid yang memiliki prestasi yang rendah,memiliki ekspektasi prestasi yang rendah dan kesusahan mengikuti pelajaran,murid dengan sindrom kegagalan,murid yang berkeinginan melindungi harga diri dengan menghindari kegagalan

    murid yang memiliki prestasi yang rendah,memiliki ekspektasi prestasi yang rendah dan kesusahan mengikuti pelajaran
    cara mengatasinya dengan cara terus menerus memberikan keyakinan bahwa mereka bisa mencapai tujuannya dan kita berusaha membantunya
    murid dengan sindrom kegagalan
    cara mengatasinya dengan cara metode pelatihan ulang(retraining)kognitif,retraining kecakapan,retraining atribusi
    murid yang berkeinginan melindungi harga diri dengan menghindari kegagalan
    cara mengatasinya dengan memberi tugas yang memicu rasa ingin tahu mereka,buat sistem imbalan,membantu menentukan tujuan yang menantang dan realistis,perkuat asosiasi usaha dengan harga diri
    murid yang tidak tertarik atau teralienasi (terasing)
    problem motivasi paling sulit adalh murid yang apatis dan menjauhkan diri dari pembelajaran.untuk mengatasi nya dengan cara terus meneru mensosialisasikan kembali sikap mereka terhadap prestasi

    IRHAM MAULANA
    16-062





    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Translate